Selasa, 05 Juni 2012

Sejarah Awal Berdiri Negara Belanda

Sejarah Awal Berdiri Negara Belanda Sejarah Awal Berdiri Negara Belanda  Sejarah Awal Berdiri Negara Belanda - Belanda adalah salah satu negara yang pernah menguasai Indonesia dan baru mengakui kedaulatan Indonesia pada tanggal 27 Desember 1949, namun sekarang mengakui Indonesia merdeka pada 17 Agustus 1945. Belanda merupakan salah satu negara maju terkecil di dunia.

Di Bawah Permukaan Laut
Belanda termasuk salah satu negara tua, karena secara resmi lahir pada 1581. Bentuk negaranya bukan republik melainkan monarki konstitusional, dengan kepala negara seorang raja atau ratu. Sedangkan, kepala pemerintahan dipegang oleh seorang perdana menteri. Meski luas wilayahnya sangat sempit, yaitu sekitar 40 ribu km2, tidak lebih luas daripada propinsi Jawa Timur, namun negara ini termasuk negara maju dengan pendapatan per kapita hampir US $30 ribu. Bandingkan dengan Indonesia yang pendapatan per kapitanya baru mencapai US $2 ribu.

Orang Belanda termasuk kelompok manusia yang sangat rajin, pintar, ulet, dan terbuka. Sejak pertama kali warganya tinggal di wilayah tersebut, mereka sadar sedang mendiami daerah yang tidak normal. Bayangkan saja, hampir seluruh wilayah Belanda berada di bawah permukaan laut. Rata-rata sekitar 1 meter di bawah laut. Bahkan, salah satu wilayahnya lebih rendah 7 meter dibanding laut.

Akan tetapi, otak mereka bekerja keras untuk menemukan cara terbaik mengatasi masalah tersebut. Hasilnya bisa dilihat sampai sekarang. Hampir semua wilayah yang berbatasan dengan laut Utara, kini disekat oleh dinding yang sangat kokoh, menyerupai sebuah benteng atau bendungan yang mampu menahan air. Berkat dinding-dinding tersebut, Belanda tetap aman dari ancaman air laut yang sewaktu-waktu bisa mendatangkan bencana.

Pernah Dikuasai Nazi
Pada masa-masa awal berdirinya, Belanda tidak luput dari rintangan yang datang silih berganti. Mulai dari perang di Eropa, perang Dunia, sampai kolonialisasi. Mereka pernah dicaplok Prancis, yang menguasai hampir seluruh Eropa pada masa kepemimpinan Napoleon Bonaparte. Belanda juga sempat dikuasai Nazi Jerman menjelang Perang Dunia II, dan terpaksa tunduk pada aturan Nazi. Ratusan ribu warga keturunan Yahudi di negeri itu menjadi korban kekejaman Nazi.

Namun, meskipun sempat dikuasai sejumlah negara, Belanda tetap leluasa melakukan kolonialisasi di negara lain. Salah satunya di Indonesia. Meski awalnya dilakukan oleh perusahaan swasta, yaitu VOC, tetapi pemerintah Belanda kemudian secara resmi menjadikan Indonesia sebagai daerah koloninya. Sama seperti yang mereka lakukan terhadap Suriname, sebuah negara kecil di Amerika Tengah.

Punya Tokoh Hebat
Selain dikenal sebagai penjajah oleh bangsa Indonesia dan Suriname, Belanda sesungguhnya dikenal juga sebagai penghasil tokoh-tokoh hebat. Pada beberapa abad silam, mereka memiliki seniman-seniman kelas dunia, khususnya di bidang seni lukis. Anda mungkin pernah mendengar Rembrant atau Van Gogh. Kedua maestro lukis dunia itu lahir dan besar di Belanda. Di bidang olahraga, khususnya sepakbola, siapa yang tak kenal Johan Cryuff, salah satu pemain legendaris yang dikagumi di seluruh dunia.

Sampai sekarang, Belanda masih terus bertahan sebagai negara maju, seperti cita-cita para pendirinya. Simbol-simbol kepopuleran bangsa itu masih kokoh bertahan di antara kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan. Datanglah ke sana, maka setiap musim semi bunga tulip mekar dengan indahnya dan kincir-kincir angin raksasa terus berputar sepanjang waktu.

Data & Fakta tentang Belanda
Holland atau The Netherlands

The Netherlands adalah kerajaan. Nama resmi dari Kingdom of the Netherlands (Kerajaan Belanda). Yang terdiri dari Belanda itu sendiri dan enam pulau Aruba dan the Netherlands Antilles di laut Karibia. Nama resmi dari negara Belanda adalah ‘Nederland’, yang berarti negara berdataran rendah. ‘Rendah’ karena kebanyakan dataran terletak di bawah permukaan laut. Saat ini the Netherlands disebut ‘Holland’, yang berasal dari dua nama teluk di bagian barat provinsi, Utara dan Selatan Belanda, yang merupakan bagian paling makmur dan berkembang dan memiliki sejarah paling berpengaruh di abad ke-17.

Geografi

Belanda terletak di wilayah Eropa Barat. Di sebelah timur berbatasan dengan Jerman, Selatan dengan Belgia dan untuk bagian utara dan barat dibatasi oleh Laut Utara. Negara ini adalah pertemuan budaya Jerman, Inggris, dan Perancis. Begitu tiba di Belanda, Anda akan mudah untuk mengunjungi kota-kota besar negara lian di Eropa. Brussels hanya ditempuh dalam waktu 2 jam dengan kereta api, dan Anda akan mencapai Paris, Madrid atau Berlin dari Amsterdam melalui penerbangan yang singkat. Pertama kali yang akan Anda sadari ketika sampai di Belanda adalah betapa datarnya daratan negara ini. Air di mana-mana, di danau, sungai, dan kanal. Lebih dari 16 juta jiwa tinggal di Belanda yang memiliki luas 41.000 km2.

Masyarakat

Masyarakat Belanda sangat multikultur. Sejak beberapa dasarwarsa yang lalu sejarah negara ini menyebabkan banyak warga dari negara lain hidup di Belanda. Orang Belanda sangat terbiasa berinteraksi dan bekerja sama dengan orang-orang dari negara lain dari seluruh dunia. Beragamnya budaya menyebabkan Belanda menjadi negara pertemuan ilmu pengetahuan, ide-ide, dan budaya dari seluruh dunia. Beragamnya budaya menyebabkan Belanda menjadi negara pertemuan ilmu pengetahuan, ide-ide dan budaya dari seluruh dunia. Walaupun Belanda adalah bahasa utamanya, tetapi mayoritas masyarakatnya dapat berbicara denga bahasa Inggris dan mampu berbahasa asing lainnya, seperti Jerman atau Perancis.

Mentalitas

Belanda adalah negara ‘self-service country’. Ini berarti bahwa masyarakat Belanda berusaha untuk mengatur semuanya sendiri, yang membuat mereka sangat mandiri dan teratur. Satu hal lain yang membedakan masyarakat Belanda adalah mereka terbuka dan berterus terang dalam sikap dan bicara. Anda akan mengetahui bahwa Anda dapat mengatakan apa yang ada dalam pikiran karena orang Belanda tidak mudah tersinggung. Kemasyarakatan tidak diatur berdasarkan birokrasi. Sebagai contoh, setiap saat dosen dapat dihubungi dan menjadi teman bicara Anda. Anda akan sangat mudah menganggap orang lain sebagai teman.

Keamanan

Menurut standard internasional, Belanda adalah negara paling aman dengan tingkat kekerasan dan kejahatan kriminal di jalan yang rendah. Petugas polisi sangat ramah dan senang menolong, polisi memiliki tugas untuk melindungi setiap individu. Apabila Anda menghubungi polisi, jangan khawatir mengenai kendala bahasa, karena polisi akan membantu mencari seseorang yang dapat mengerti dan berbicara bahasa Anda tanpa dikenakan biaya. Dalam kondisi darurat di mana bahaya mengancam hidup atau terlihat adanya kejahatan, Anda dapat menghubungi polisi, pemadam kebakaran atau ambulan dengan menghubungi nomor telepon bebas pulsa 112 dari saluran telepon manapun. Sangatlah penting bagi Anda memiliki asuransi ketika berada di Belanda untuk menghindari kerugian akibat kecurian dan kerusakan akibat kecelakaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar